AKBP Rendy menjelaskan, usai evakuasi korban terakhir, tim SAR kembali melakukan penyisiran guna memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun material longsor.
“Setelah dilakukan penyisiran dan dipastikan tidak ada korban tambahan, operasi pencarian resmi dihentikan dan ditutup hari ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Pemalang juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tanah longsor yang merenggut dua korban jiwa.
“Doa kami menyertai para korban. Semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ucapnya.
Sebelumnya, korban longsor Pemalang ditemukan pertama kali pada Senin (26/1/2026). Korban bernama Aksinudin (40) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tertimbun longsor di lokasi yang sama.