"Seperti yang kami katakan saat penutupan, bahwa Basarnas siap terjun kembali ke lokasi longsor bila ada indikasi lokasi terbaru keberadaan para korban. Dan dengan ditemukannya dua korban pasca penutupan kemarin, maka kami simpulkan bahwa kami perlu mengirimkan tim ke sana (Brebes," ungkap Noer Isrodin Muchlisin, Minggu (4/3/2018).
Dia mengatakan, selain untuk membantu pencarian, pengiriman tim ini juga untuk memastikan rasa aman dan keselamatan bagi warga yang melakukan pencarian.
Dengan ditemukannya dua korban lagi, maka untuk jumlah total korban yang meninggal mencapai 14 orang, selamat 18 dan yang belum diketemukan sebanyak empat orang yakni Marsui (Desa Ciputih), Suwirso dan Haryanto (Desa Pasirpanjang), serta Wahyu (Salem).
Sebelumnya diberitakan, satu korban longsor di perbukitan Lio, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah berhasil ditemukan warga, Jumat (2/3/2018) sore.
Pencarian tersebut dilakukan warga secara swadaya dengan peralatan manual. Mereka terus mencari keberadaan anggota keluarganya yang masih tertimbun longsor meski Basarnas telah memutuskan untuk menghentikan proses pencarian korban bencana tersebut.
Humas Basarnas Jateng, Zulhawary mengatakan, satu korban longsor ditemukan warga sekitar pukul 15.45 WIB. "Korban berjenis kelamin laki-laki. Korban ditemukan di tebing Cipangurudan Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem," ujar Zulhawary.