Konsumsi Makanan Tak Terkontrol saat Lebaran, Ahli Gizi Ingatkan Risiko Penyakit Metabolik

Ary Wahyu Wibowo
Ilustrasi tips menjaga kesehatan pascalebaran. (Foto: dok iNews.id)

SOLO, iNews.id Ahli giziUniversitas Sebelas Maret (UNS) Solo Dono Indarto mengingatkan dampak perilaku konsumsi makanan yang kurang terkontrol saat Lebaran. Hal itu dapat menimbulkan risiko munculnya penyakit metabolik.

"Biasanya, peningkatan frekuensi makan melebihi tiga kali sehari terjadi karena seseorang mengunjungi banyak kerabat atau tetangga di satu hari yang sama,” kata Dono Indarto melalui siaran pers Humas UNS, Rabu (11/5/2022). 

Ditambah lagi, makanan dan minuman yang dikonsumsi saat perayaan Idul Fitri biasanya tinggi karbohidrat, lemak, garam, gula, santan, dan kolesterol. Aktivitas fisik juga menurun seperti terlalu banyak duduk. 

Faktor terakhir, adanya penurunan durasi puasa yang sebelumnya berlangsung sekitar 14 jam menjadi kurang dari 10 jam.

“Dengan itu, tentunya ancaman penyakit metabolik sangat terasa bagi kita atau ancamannya semakin besar,” ujarnya.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Penampilan Remaja MTs Diledek, Ternyata Pakaian Lebaran Hadiah Ibu Sebelum Meninggal

57 tahun lalu

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Jatim Naik 18 Persen, Hampir 2 Juta Kendaraan Melintas

57 tahun lalu

ART di Metro Lampung Nekat Curi Berlian Majikan Senilai Rp30 Juta untuk Lebaran

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pria di Brebes Ditemukan Tewas Membusuk di Atap Masjid, Diduga Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal