Dani menjelaskan, jika pengamanan yang dimaksud bertujuan agar tidak ada pergerakan bebas dari orang-orang yang sedang berada di dalam keraton.
"Terus kami juga untuk menurunkan tensi menjaga keamanan keraton dan lain sebagainya. Ternyata abdi dalem yang ditugaskan itu diserang menggunakan alat-alat. ada yang pakai pentungan dan lain sebagainya sampai jatuh korban," katanya.
Dani menyebut, ada sekitar 4-5 orang di pihaknya yang mengalami luka berdarah dan setelah kejadian sudah langsung dibawa ke rumah sakit.
"Kejadian ini adalah kejadian kekerasan yang terjadi beruntun bukan cuma antara personal dan by personal," ujarnya.