Pasien juga sudah dipantau selama 24 jam. Hasil evaluasi, kondisi korban optimal pada Kamis (11/6/2020) sehingga bisa dipindahkan. Pasien dalam kondisi sadar, meski mengalami luka bakar 30 persen.
"Satu pasien ini perlu perawata luka bakar yang lebih lanjut. Dari segi pelaralatan di RSPAD lebih bagus. Jadi harus dipindahkan," kata Agoes, Kamis (11/5/2020).
Sementara satu pasien lagi yaitu Lettu CPN Vira Yudha saat ini masih dalam masa kritis dan masih harus dirawat di RSUP dr Kariadi. Vira Yudha mengalami luka bakar paling parah yaitu 60 persen.
"Pasien satunya belum stabil. Butuh perawatan lima hari sampai satu minggu. Nanti kami evaluasi," katanya.
Diketahui, Helikopter Mi-17 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) pukul 13.40 WIB.
Sebanyak 4 prajurit TNI AD gugur dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan lima prajurit lainnya selamat namun mengalami luka-luka. Personel yang keluar dari helikopter dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal.
Setelah dilakukan pemadaman ditemukan korban tiga orang meninggal dunia terbakar di dalam helikopter, sedangkan satu orang lainnya meninggal di rumah sakit.