Terkait kenaikan harga cabai yang terjadi saat ini, ia memastikan hal itu disebabkan peta penanamannya berkurang. Sebab sentra tanaman cabai di Temanggung saat sekarang dimanfaatkan untuk tanaman tembakau.
Oleh karena itu, wajar jika harga cabai di berbagai daerah, termasuk Banyumas saat sekarang mahal karena petani terpuruk saat pandemi Covid-19.
"Hampir tiga kali musim harganya murah, sehingga banyak petani (cabai) yang gulung tikar, sekarang populasi petani otomatis menurun. Jadi harga ini dipengaruhi populasi petani cabai menurun, sentra cabai seperti di Temanggung beralih untuk tembakau," katanya.
Giyanto mengakui, sebagian besar pasokan cabai di Banyumas berasal dari Temanggung. Alasannya di Banyumas tidak ada musim yang dikhususkan untuk menanam cabai.
Dalam hal ini, waktu untuk menanam cabai oleh petani di Banyumas tergantung pada rotasi penanaman.