Klaster Salat Tarawih di Banyumas Jangkiti Ibu Melahirkan, Kondisi Bayi Sehat

Tim iNews.id
Petugas mengambil tes swab warga Desa Pekaja, Banyumas menyusul klaster Covid-19 salat tarawih. (Foto: iNews.id)

“Sakitnya biasa pada awalnya, tetapi kemudian dia kehilangan indra penciuman. Jemaah itu kemudian lapor ke Puskesmas Kalibagor. Setelah dites swab, hasilnya positif Covid-19. Kemudian, warga lain yang kontak erat ditracing dan dites swab,”katanya.

Dari tracing yang dilakukan dan tes swab oleh petugas Dinkes Banyumas, sampai sekarang ada 45 warga yang positif. Sebagian besar memang karantina mandiri di rumah masing-masing. Selain melakukan tracing, petugas juga melaksanakan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga dan masjid serta musala.

Terkait dengan bayi yang tetap sehat meski dari ibu positif Covid-19, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banyumas Noegroho Harbani mengatakan hal itu bisa terjadi. “Bisa saja terjadi, seorang ibu melahirkan yang positif Covid-19, tetapi bayinya bisa sehat. Sebab, penularan lebih ke droplet, bukan lewat darah,” kata Noegroho.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Rendam Banyumas, Warga Panik Air Tiba-Tiba Masuk Rumah

57 tahun lalu

Pemotor Mahasiswi Kecelakaan hingga Terpental ke Sungai di Banyumas Ditemukan, 1 Tewas

57 tahun lalu

Jembatan Kali Dekem Longsor, Akses Wisata Baturraden–Melung Terancam Lumpuh

57 tahun lalu

Kisah Heroik TNI Evakuasi Ibu Melahirkan di Aceh Tamiang, Terjang Banjir Pakai Pelepah Pisang

57 tahun lalu

Kecelakaan Tragis di Banyumas, Siswi SMA Tewas Terlindas Truk Elpiji Terekam CCTV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal