Kisah Wanita Tinggal Sendirian di Jalur Maut dan Angker Perbatasan Rembang-Blora

Musyafa
Sri Haryati tinggal sendirian di perbatasan Kabupaten Rembang dan Blora. (iNews/Musyafa)

Ketika malam, pintu rumahnya beberapa kali juga pernah diketuk, terdengar suara memanggil “Mbah..Mbah...”.  Saat ia membuka pintu, ternyata tidak ada siapa-siapa. Bagi Sri, hal-hal seperti itu dianggap biasa. “Ibu ya nggak takut, ndak merinding. Lha mau gimana lagi, “ katanya sambil tersenyum.

Menurut dia, sisi positif tinggal sendirian tanpa tetangga membuat hidupnya tenang dan nyaman. Lagi pula, sejauh ini tidak pernah ada pelaku berbuat jahat. Sisi kekurangannya, ia sering kesulitan mencari bahan belanja untuk keperluan memasak. “Kalau nggak ada bakul keliling ya terpaksa beli ke warung di dekat gapura perbatasan, “ ujar Sri.

Meski memasuki usia senja, Sri masih giat bekerja sebagai penjual rempeyek, kuliner gorengan makanan ringan. Rempeyek dititipkan ke warung-warung dan dijual ke Pasar Medang, Blora.

Ia beralasan tak ingin merepotkan anak-anaknya. Meski hidup seadanya, Sri meyakini Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi umatnya.

“Misal besok ndak ada yang saya makan, saya ndak susah, karena Gusti Allah ndak tidur. Pasti kasih umatnya yang mau berusaha, “ katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
19 jam lalu

Kecelakaan Truk Sawit Terguling Timpa 10 Siswi SMP di Labuhanbatu, 1 Orang Tewas

4 hari lalu

Kecelakaan di Jombang, Pemotor Bawa Rongsokan Kritis Tabrakan dengan Pikap

5 hari lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Honda Freed Tabrak Pikap Pedagang Durian

5 hari lalu

Honda CR-V Gagal Menyalip Tabrak Motor hingga Masuk Jurang di Bondowoso, 1 Orang Tewas

5 hari lalu

Kecelakaan di Gowa, Avanza Ringsek Tabrak Truk Antre Solar di SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal