Kisah Sumarni, Bisnis Travel Terpuruk akibat Pandemi, Kini Sukses Usaha Keripik Pisang

Ahmad Antoni
Sumarni sedang menggoreng keripik pisang di dapur rumahnya yang dimaksimalkan untuk proses produksi keripik pisang yang diproyeksikan bisa menjadi oleh-oleh khas Jepara. (IST)

Bulan suci Ramadan tahun ini menjadi berkah tersendiri baginya. Sebab dia mendapat banyak order. Untuk memenuhi permintaan itu, tiap kali produksi ia membutuhkan dua hingga tiga tandan pisang. Sekali produksi, dia bisa menghasilkan hingga 10 kilogram keripik pisang.

"Itu produksi maksimal. Kita produksi dua hari sekali karena tenaganya memang terbatas," katanya. Menurutnya, untuk bantuan modal dan pemasaran memang belum bisa diaksesnya. 

Namun dia banyak dibantu pemerintah Kecamatan Tahunan dan sejumlah dinas untuk pengurusan perizinan, PIRT dan lainnya.

Dia juga dibantu oleh Ketua Komisi C DPRD Jepara Nur Hidayat. Bantuan pribadi Nur Hidayat yang diterimanya itu berupa mesin pemotong pisang, penggoreng dan peniris yang harganya mencapai jutaan rupiah.

"Saya berterima kasih sekali atas bantuan ini. Sebab ini menyemangati untuk bangkit lagi setelah usaha kita terkena dampak pandemi," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Jombang, Mahasiswa Ancam Aksi Lebih Besar Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

57 tahun lalu

Buron 5 Bulan, Anggota DPRD Sumbar Tersangka Korupsi Rp34 Miliar Ditangkap di Jaksel

57 tahun lalu

Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas

57 tahun lalu

Tangis Bahagia Warnai Kepulangan Jemaah Haji Bojonegoro, Disambut Para Keluarga

57 tahun lalu

Dolar AS Menguat, Binsar Minta Pemkot Medan Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal