Kisah Sugiarno Nyaris Ditembak dan Dipenggal Tentara Jepang saat Pertempuran 5 Hari Semarang

Ahmad Antoni
Sugiarno (kanan) bercerita pengalamannya nyaris ditembak dan dipenggal tentara Jepang kepada seorang mahasiswi asing. (foto: Istimewa)

Sugiarno yang sembunyi di bawah kolong langsung diseret keluar. Melihat itu, ibunya meronta-ronta hingga melepaskan seluruh pakaiannya hanya untuk berbelas kasihan kepada Jepang agar anaknya dilepaskan.

"Saat itu sebilah samurai sudah menempel di leher saya, kemudian ibu saya berlari ke pekarangan rumah menemui salah satu tentara sambil menunjukkan sebuah foto adik perempuan saya yang sedang digendong seorang Mayor tentara Jepang di Surabaya,” kata Sugiarno. 

“Ibu saya mengatakan bahwa saya adalah anak satu-satunya yang tertinggal, karena adik saya sudah diangkat menjadi anak angkat seorang Mayor tentara Jepang di Surabaya. Jepang tersebut kemudian membaca huruf kanji yang ditulis di belakang foto oleh mayor tersebut. Lalu dia melepaskan saya dan tidak jadi membunuh saya dengan samurainya,” cerita Sugiarno.

Sebab itu, saat mengenang awal Pertempuran 5 Hari Semarang yang terjadi pada 14 Oktober, Sugiarno yang akrab dipanggil eyang Giri ini selalu membuat bubur 2 warna, putih dan merah kecokelatan sebagai bentuk rasa bersyukur kepada Allah SWT atas keselamatan dari kejadian menggetirkan tersebut.

"Ya Jepang saat itu memang kejam, mereka membabi buta dengan melakukan pembunuhan terhadap setiap pemuda. Pemuda Semarang kala itu juga tidak kalah bengisnya dengan Jepang. Hal ini karena mereka tidak tahan dengan perlakuan Jepang, sehingga mereka membalasnya pula dengan sikap sama,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrok Berdarah di Perkebunan Sawit Asahan, 2 Karyawan Tertembak di Kepala

57 tahun lalu

Sosok Brigpol Arya Supena, Anggota Polda Lampung yang Tewas Ditembak Pencuri Motor

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Teror Geng Motor Bersenjata Serang Warung Makan di Maros, Pelaku Diburu Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal