Kisah Pilu Poniman, Lansia Lumpuh Hidup Sebatang Kara di Bedeng 3x2 Meter

Ahmad Antoni
Poniman (68), lansia dengan kondisi lumpuh saat akan diungsikan ke Rumah Pelayanan Sosial Lansia Pucang Gading. (foto: Istimewa)

Namun, semenjak keluarga angkatnya meninggal ia akhirnya kehilangan tempat bernaung. Poniman kemudian bekerja serabutan sebagai penjaga rumah kosong dan buruh. 

"Sudah sejak setahun ini Poniman mengeluh sakit di boyok (punggung). Kalau dibuat duduk mengeluh sakit," kata Nardianto, Sabtu (14/8/2021). 

Karena sakitnya itu, Poniman akhirnya tak bisa berkegiatan.  Oleh karenanya warga berinisiatif untuk iuran membantu Poniman. 

Warga setiap hari bergiliran memberi makan Poniman. Selain itu, warga pun beriur untuk membayar seorang perawat. Setiap kepala keluarga beriur Rp 12 ribu per bulan. 

"Yang merawat Poniman ya saya, setiap hari saya mengambil makanan dari warga kemudian saya antarkan. Lalu kalau dia mau mandi saya bopong. Kalau buang kotoran, saya yang buang dan bersihkan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

4 hari lalu

Diduga Korban Perampokan, Nenek di Pasuruan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

5 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

7 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

9 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Kejati Pulbaket Semua SPPG di Jateng, Termasuk Milik Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal