Kisah Perjuangan Guru Honorer di Desa Terpencil Cilacap, Terjang Jalan Rusak dan Genangan Banjir

Heri Susanto
Agus Eko Setiawan, guru honorer di Desa Bojong Kawunganten Cilacap, setiap hari rela menerjan jalan rusak untuk menuju ke sekolah. (Heri Susanto)

Tak hanya itu, sekolah tempatnya mengajar ini kekurangan ruang kelas. Sehingga ruang kelas yang adapun di gunakan bersama disekat dengan kelas lain.

Meski dengan segala keterbatasan yang ada, namun Agus Eko yang telah menjadi guru selama 13 tahun ini tetap semangat. 

“Saya bersama empat guru lainya tetap mengajar dengan sepenuh hati demi mencerdaskan anak didiknya,” kata Agus Eko, Jumat (25/11/2022).

Meski selama 13 tahun mengabdi menjadi guru honorer, upah yang di terimanya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

Sekolah MI Maarif Bojong 2 Kawunganten ini selama berbulan-bulan tergenang banjir. Lokasi bangunan sekolah yang berada di area persawahan membuat genangan banjir sulit untuk hilang.

Tak jarang, jika genangan banjir memasuki ruang kelas, proses belajar mengajar diliburkan. Eko yang juga Kepala Sekolah MI Maarif 2 Bojong ini berharap pemerintah memperhatikan sekolah yang berada di pelosok agar mereka tak ketinggalan dengan pelajar di perkotaan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Jalan Rusak Tak Ditangani, Warga Blora Tanam Pohon Pisang di Jalur Provinsi

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal