Meski selama 7 tahun menderita stroke, ia terus berusaha untuk menggerakkan separuh anggota tubuh di bagian kanan dengan berlatih secara rutin.
Ya, gadis kelahiran Semarang, 14 Januari 2003 ini ‘menghidupkan’ kembali ingatannya yang sempat hilang dalam beberapa tahun terakhir ini. Berbagai kegiatan pun dilakukannya.
Mulai dari jalan-jalan menyisir kampung hingga melatih gerakan-gerakan dalam bela diri taekwondo. Wajar saja, di klub Mahameru Indonesia Dojang Gonilan Sukoharjo, Firda merupakan Senior dengan menyandang sabuk merah.
Firda juga memiliki catatan prestasi di berbagai kejuaraan taekwondo yang cukup mentereng. Dia pernah juara pertama kejurda taekwondo tingkat kabupaten Sukoharjo, juara di kejuaran taekwondo Grup 2 Kopassus Kartasura, dan juara di kejurnas taekwondo di Semarang.
“Saya suka jalan-jalan, kadang-kadang latihan taekwondo dengan nendang-nendang,” ujar Firda. Ia mengaku sangat senang ketika datang ke Mahameru untuk melihat teman-temannya berlatih. “Saya senang dan bahagia datang ke Dojang Gonilan,” katanya.