Kisah Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah

Kastolani Marzuki
Ilustrasi perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah yang terjadi pada Bulan Muharram. (Foto: istimewa)

Artinya: "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Qurais) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu, atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya. (QS. Al Anfal: 30)

Bahwa orang-orang Quraisy mengadakan musyawarah di Mekah pada suatu malam. Sebagian dari mereka mengatakan, "Besok pagi kita tangkap dia, lalu kita ikat." Yang mereka maksudkan adalah Nabi Saw. Sebagian yang lain mengatakan, "Tidak, tetapi kita harus membunuhnya." Sedangkan sebagian lagi mengatakan, "Tidak, tetapi kita usir saja dia."

Lalu Allah Swt. memperlihatkan makar tersebut kepada Nabi-Nya. Maka Ali bin Abi Thalib Radhiallahu Anhu tidur di tempat tidur Rasulullah SAW. Kemudian Nabi SAW sendiri berangkat menuju gua, sedangkan orang-orang musyrik semalaman menjaga Ali yang mereka sangka Nabi Saw.

Kemudian pada pagi harinya mereka menyerangnya secara bersamaan, tetapi ketika mereka membukanya ternyata dia adalah Ali. Allah membalas tipu muslihat mereka. Lalu mereka bertanya, "Ke manakah temanmu ?” Lalu mereka menelusuri jejaknya. Ketika mereka sampai di bukit, mereka kehilangan jejak, kemudian mereka mendaki bukit itu dan melewati gua yang dimaksud, tetapi mereka melihat di pintu gua itu ada sarang laba-laba.

Maka mereka berkata, "Seandainya dia memasuki gua ini, niscaya sarang laba-laba itu tidak akan ada lagi di mulutnya. Nabi Saw. tinggal di dalam Goa Tsur itu selama tiga malam. Muhammad ibnu Ishaq telah meriwayatkan dari Muhammad ibnu Jafar ibnuz Zubair, dari Urwah ibnuz Zubair yang telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembatas tipu daya, (Al-Anfal: 30) Yakni engkau (Muhammad) membalas tipu daya mereka dengan tipu daya-Ku Yang Mahateguh, hingga Aku selamatkan kamu dari mereka.

Wallahu A'lam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Tahun Baru Islam, 78.164 Kendaraan Masuk Bandung Lewat GT Pasteur dan Cileunyi

57 tahun lalu

Razia Jelang 1 Muharram, Satpol PP Padang Amankan 18 Gadis di Tempat Hiburan Malam

57 tahun lalu

Warga Pangkalpinang Rayakan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H dengan Pawai Obor

57 tahun lalu

Doa Awal Tahun Islam 1 Muharram 1447 H, Begini Tata Cara Membacanya

57 tahun lalu

Warga Cimahi Tumpah ke Jalan Sambut Tahun Baru Islam, Lantunan Selawat dan Takbir Menggema

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal