Kisah Nenek Kasturah, 2 Tahun Jaga Perlintasan KA di Pekalongan Tanpa Dibayar

Suryono Sukarno
Nenek Kasturah mengatur pengguna jalan saat melintas di perlintasan KA tanpa palang di Wiradesa, Pekalongan. (Foto: iNews/Suryono)

 

Kasturah mengaku khawatir apabila perlintasan itu tidak dijaga bisa membahayakan warga dan pengguna jalan. Sebab, dalam sehari kereta yang lewat sangat padat. “Hampir setiap setengah jam sekali ada kereta melintas. Kalau pagi antara jam 6-9 cukup banyak kereta melintas,” katanya.

Untuk memberi aba-aba ke pengguna jalan, Kasturah melengkapi diri dengan peluit dan seragam rompi menyolok.
Sejumlah warga mengaku sangat mengapresiasi kerja sosial dari janda tua ini. Mereka kadang memberikan sedikit rezeki ke Kasturah.

 

“Warga merasa terbantu dengan Ibu Kasturah ini. Kadang ada yang ngasih duit dan makanan, juga buah-buahan,” kata Robin, warga Pekalongan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

57 tahun lalu

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

57 tahun lalu

17 Pemudik Telantar di Rest Area usai Paksa Turun dari Bus Mudik Gratis, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal