Rasa lelah tak mematahkan semangat dirinya untuk membantu sesama. Meski sudah terbiasa bergelut dengan mayat selama menjalani tugas, dirinya tetap manusia biasa yang juga merasakan rasa takut akan ganasnya virus Covid-19.
Selain melakukan pemulasaraan, ibu tangguh ini juga dibebankan untuk memandikan hingga mengafani jenazah Covid-19.
Hingga saat ini sudah sebanyak 120 pasien Covid-19 yang diurus oleh Siti dan tim dan 68 di antaranya jenazah pasien covid-19 perempuan. Jumlah tersebut dari total 900 pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Kendal.
Tak banyak perempuan seperti Siti Mar’atus Solikhah mau mengabdikan dirinya kepada sesama. Baginya sebuah pengabdian adalah panggilan hati, meski ancaman tertular Covid-19 akan selalu mengancam dalam setiap aktivitasnya.