Kisah Nabi Nuh AS

Kastolani Marzuki
Ilustrasi kapal Nabi Nuh. (Foto: Okezone)

Maka Allah memperkenankan doanya dan membinasakan semua manusia yang ada di muka bumi dari kalangan orang-orang kafir hingga anak Nuh sendiri yang memisahkan diri dari ayahnya dan bergabung dengan kaumnya dalam kekafiran.

Sebelum datang azab berupa banjir besar, Nabi Nuh diperintahkan oleh Allah SWT untuk membuat bahtera besar tiga lantai dengan panjang 200 meter. Nuh bersama para pengikutnya yang beriman membuat perahu besar di sebuah gurun. Aksi Nabi Nuh tersebut menjadi bahan olok-olokan kaumnya.

Hingga suatu hari, badai itu datang. Hujan deras disertai badai menerjang seluruh daerah tempat kaum Nabi Nuh berada. Dengan cepat, Nabi Nuh dan pengikutnya serta hewan ternak dan tujuh bahan pokok sebagai perbekalan dibawa ke kapal yang sudah dibuat.

Nabi Nuh menunggu anaknya yang berharap bisa naik ke kapalnya. Nabi Nuh memanggil-manggil anaknya hingga tiga kali, namun anaknya lebih memilih mengungsi ke gunung yang dianggapnya bisa menyelamatkan dari banjir.

Anaknya itu mengatakan seperti yang diceritakan oleh Allah Swt. melalui firman-Nya:

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pati Dikepung Banjir 1,5 Meter selama 6 Hari, Warga Bertahan di Rumah

57 tahun lalu

Cirebon Dikepung Banjir, Gudang Supermarket dan Gerbang SMP Jebol Diterjang Air Deras

57 tahun lalu

Momen Haru Dokter Puskesmas Bantu Ibu Lahirkan 2 Bayi Kembar di Langkat saat Banjir

57 tahun lalu

Mirwan Dicopot Sementara dari Bupati Aceh Selatan, Mendagri Tunjuk Wabup jadi Plt

57 tahun lalu

BNPB: Banjir Rendam 3 Daerah di Sumut, 13.000 Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal