Nabi idris diutus di kawasan Babilonia, Irak kuno. Namun, karena penduduknya tidak mau beriman, Idris dan beberapa pengikutnya hijrah ke Mesir.
Dalam Tafsir Jalalain disebutkan, Nabi Idris tak henti bertasbih tiap melakukan perbuatan baik mulai menjahit maupun menulis.
Nabi Idris juga merupakan orang pertama yang bisa menulis. Hal itu termaktub dalam Surat Al 'Alaq: 4-5
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
Artinya: (Yang mengajar) manusia menulis (dengan qalam). Orang pertama yang menulis dengan memakai qalam atau pena ialah Nabi Idris as.
(Dia mengajarkan kepada manusia) atau jenis manusia (apa yang tidak diketahuinya) yaitu sebelum Dia mengajarkan kepadanya hidayah, menulis dan berkreasi serta hal-hal lainnya.