JAKARTA, iNews.id - Kisah Nabi Hud ‘alaihis salam merupakan salah satu nabi yang diutus untuk menyeru kaum 'Aad agar beriman kepada Allah.
Nabi Hud merupakan putra Abdullah bin Ribah bin Syam bin Nuh. Nabi Hud hidup sekitar 2320-2450 sebelum Masehi.
Kaum 'Aad nasabnya sampai kepada Nabi Nuh. Mereka tinggal di rumah-rumah yang memiliki tiang-tiang yang besar sebagaimana difirmankan Allah dalam QS Al Fajr:
اِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِۖ
الَّتِيْ لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِى الْبِلَادِۖ
“(Yaitu) penduduk Iram (ibu kota tempat tinggal kaum ‘Aad) yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi–Yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain,” (QS. Surat Al Fajr: 7-8)
Mufasir Ibnu Katsir menerangkan, kaum 'Aad menempati kemah-kemah yang terbuat dari bulu, kemudian ditegakkan dengan tiang-tiang yang kuat lagi kokoh. Mereka terkenal sangat kuat di masanya dan paling besar tubuhnya.