Raden Mertowidjoyo III semasa hidupnya pernah bertugas menjadi Adipati Kendal, pada tahun 1725-1739 Masehi. Ia adalah pemegang Pusaka Kendil Wesi terakhir.
Sementara dikutip dari laman resmi Pemkab Kendal, disebutkan dari catatan Amien Budiman, Kyai Kendil Wesi itu nama aslinya adalah Tumenggung Singowijoyo.
Tumenggung Singowijoyo merupakan Bupati Kendal yang tewas di Gunung Tidar Magelang, ketika terjadi geger Pakunegaran. Kemudian ia digantikan oleh keponakannya dengan gelar Tumenggung Mertowijoyo.
Setelah Tumenggung Mertowijoyo meninggal, digantikan oleh adiknya dengan nama kehormatan yang sama yaitu Tumenggung Mertowijoyo, yang meninggal di Loji Semarang. Tumenggung ini mempunyai putera yang bernama Mertowijoyo yang kemudian lebih dikenal dengan Mertowijoyo I.
Sedangkan catatan yang beredar di Kendal menerangkan, yang dimaksud Kyai Kendil Wesi adalah Bupati Kendal yang memiliki nama Mertowijoyo II, adik dari Tumenggung Singowijoyo yang memerintah pada tahun 1700-1725. Meninggal dan dimakamkan di pemakaman Pekuncen Kendal.