Kisah Lelaki Rela Batalkan Haji demi Bantu Kaum Miskin

Kastolani Marzuki
Jutana umat Islam saat menunaikan ibadah haji tahun 2019. (Foto: Antara)

“Berapa biaya yang kau sediakan?” Tanya Bisyr.

“Dua ribu Dirham,” jawabnya.

“Apa yang kaucari dengan hajimu? Kezuhudan? Kerinduan ke Baitullah? Atau mencari rida Allah?” Tanya Bisyr.

“Jika kau bisa meraih rida Allah sementara kau tetap di rumah, lalu kau infakkan 2.000 Dirham dan yakin sepenuhnya akan mendapat rida Allah, apakah kau akan melakukannya?”

“Ya.”

“Pergilah! Sedekahkan 2.000 Dirham itu kepada 10 orang. Yang berutang untuk melunasi utangnya. Yang miskin dapat memperbaiki kondisinya. Yang punya keluarga untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Pengasuh anak yatim dapat membuatnya senang. Jika hatimu kuat untuk memberikannya kepada seorang dari mereka, lakukanlah!

Sungguh membahagiakan hati seorang muslim, membantu yang kesusahan, menghilangkan kemelaratan, dan menolong yang lemah, adalah lebih utama daripada seratus kali berhaji setelah haji wajib.”

Wallahu A'lam.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Sapa Jemaah Haji Kloter 13 BDJ di Tanah Suci, Doakan Mabrur

57 tahun lalu

Cerita Suami Istri Pedagang Ikan di Jambi, Tiap Hari Sisihkan Rp30.000 Kini Berangkat Haji

57 tahun lalu

Berapa Lama Masa Tunggu Calon Jemaah Haji di Sumut? Ini Data Kemenag

57 tahun lalu

Sutiah Jemaah Haji Tertua asal Lampung Usia 107 Tahun, Ingin Doa Minta Panjang Umur

57 tahun lalu

10 Kota dengan Masa Tunggu Haji Terlama, Adakah dari Daerahmu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal