GROBOGAN, iNews.id- Belasan kepala keluarga (KK) yang tinggal di dua desa, Kabupaten Grobogan hidup terisolasi selama puluhan tahun. Mereka selama ini hidup tanpa listrik.
Selain itu, tidak adanya akses jalan menuju desa membuat warga terpaksa bertaruh nyawa harus melintasi jalur ekstrem di pelintasan kereta api yang masih aktif untuk beraktivitas.
Lokasi warga di beberapa pedukuhan terpencil dan terisolasi itu berada di perbatasan dua kecamatan, yakni Tanggungharjo dan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Lokasinya berada di tengah kawasan Hutan Kramat milik Perhutani.
Beberapa pedukuhan di dua kecamatan tersebut hanya dipisahkan dengan beberapa pohon jati yang berdiri dan hanya berjarak beberapa meter. Pedukuhan yang sudah berdiri hampir 60 tahun ini dihuni oleh 19 KK.
Selama itu mereka hidup tanpa adanya penerangan atau listrik. Mereka hanya mengandalkan lampu minyak karena tidak ada aliran listrik mengalir ke seluruh rumah.