GROBOGAN, iNews.id - Enam korban tenggelam di kubangan galian C Desa Kronggen, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan terdiri atas kiai dan lima santrinya dimakamkan di daerah asal masing-masing, Senin (9/3/2020) sore.
Jenazah KH Wahyudi, pengasuh pondok pesantren (Ponpes) Al Latifiyyah dimakamkan di komplek madrasah atas permintaan pihak keluarga. Selain dekat dengan pondok, tempat pemakaman itu kelak akan dijadikan makam keluarga ponpes.
Sedangkan lima jenazah lainnya dimakamkan di daerah asalnya. Mereka yakni, Shofa Lulu’ul Maknun (17), Susi Susanti (18), Nazila (13), Lina (17), dan Istiroqin (13). Sementara dua santriwati yang selamat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Purwodadi.
Camat Brati, Joko Supriyanto menjelaskan, seluruh korban sudah dimakamkan hampir bersamaan. “Pihak keluarga korban pasrah dan ikhlas atas keperigan anak-anaknya karena musibah,” katanya.
Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Andi Mekuo mengatakan, penyidik sudah berkoordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan legalitas galian C tersebut.