Kiai Damarjati, Sosok Pejuang dan Penyebar Agama Islam di Salatiga

Angga Rosa
Makam Kiai Damarjati di Dukuh Krajan, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Foto: Ist.

Kyai Sirojudin juga mendirikan langgar atau masjid yang kemudian diberi nama Damarjati. Langgar didirikan untuk melakukan syiar agama Islam. Masjid juga difungsikan sebagai tempat untuk berdiskusi dan menyusun strategi melawan Belanda. 

"Kiai Sirojudin juga bertugas mengawasi sepak terjang Belanda di Salatiga dan sekitarnya. Karena sejak dahulu, Salatiga, Ambarawa, Ungaran, dan Semarang merupakan basis militer Belanda di Jawa Tengah," katanya.

Mulai saat itu, syiar Islam di Salatiga tersebar luas dan terus berkembang. Langgar yang dulunya berukuruan 6x6 meter persegi juga berkembang menjadi masjid. 

"Kiai Sirojudin tinggal di Krajan hingga beliau wafat. Jenazahnya dimakamkan di seberang masjid. Untuk mengenang jasa-jasanya, warga menamai masjid tersebut dengan nama Masjid Damarjati," ucapnya. 

Sejak dulu hingga sekarang, makam Kiai Damarjati sering dikunjungi orang dari berbagai daerah. Selain berziarah, ada beberapa di antaranya melakukan tirakat. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

57 tahun lalu

Kerangka Pria Ditemukan di Kontrakan Salatiga, Warga Curiga Penghuni 7 Bulan Tak Terlihat

57 tahun lalu

Tragedi Perang Sarung di Salatiga, Remaja Terkapar Dihantam Sarung Berisi Batu

57 tahun lalu

Kecelakaan di Salatiga, Truk Trailer Terjun ke Jurang 6 Meter gegara Rem Tak Berfungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal