Wilayah paling mencolok yaitu Kabupaten Kudus dengan adanya varian baru dari India sehingga berdampak pada banyaknya limbah medis dari pasien yang terpapar.
Berhubungan dengan hal itu, Kesdam IV/Diponegoro turut serta berkontribusi dalam membantu pemerintah daerah di Jateng khususnya Dinas Kesehatan dengan menyiapkan 9 Rumah Sakit Tentara (RST) yang tersebar mulai dari Purwokerto hingga Solo dan menyediakan 54 Klinik Pratama.
Kakesdam juga menjelaskan dari 9 RST yang ada, pihak Kesdam juga telah menyiapkan alat Incinerator dengan kegunaan untuk memusnahkan limbah medis.
“Karena volume yang begitu besar akibat dari banyaknya pasien, selama satu minggu ini kami telah menurunkan beberapa armada guna mengambil sebanyak 6 ton limbah medis yang berada di wilayah Kudus,” kata Kakesdam.
“Pemusnahan (limbah alkes) ini tidak dikenakan biaya apapun serta untuk hasil dari limbah tersebut juga dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan batako,” katanya.