Kesal Istri Sering Keluar Rumah Tanpa Pamit, Warga Bawen Aniaya Anak Kandung hingga Tewas

Lurisa Lulu
Tersangka penganiayaan terhadap anak kandung hingga tewas saat dihadirkan dalam gelar perkara di Polres Semarang. (iNews/Lurisa Lulu)

Mirisnya, kekesalan tersangka dilampiaskan kepada anak kandungnya sendiri dengan sengaja dilempar ayun ke atas namun tak ditangkap . Korban yang sempat jatuh ke atas kasur akhirnya tersungkur ke lantai hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan kejang-kejang.

Melihat korban kejang, tersangka lantas menekan bagian perut dan dada sebanyak dua kali karena khawatir tangisan korban di dengar tetangga hingga tega mencekiknya sampai tewas.

Meski dari keterangan awal kejadian tersangka berdalih jika hal tersebut tak diketahuinya. Namun berkat kejelian petugas yang melakukan penyelidikan, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya.

“Tersangka mengayunkan korban tanpa menangkapnya hingga akhirnya terpental jatuh ke lantai. Kemudian tersangka mengangkat korban di hidungnya keluar darah dan matanya melotot,” kata Kapolres Semarang AKPB Ari Wibowo.

“Melihat kondisi itu, tersangka membekap korban dengan bantal karena tersangka merasa ketakutan agar tak terdengar oleh tetangga,” katanya.

Sementara dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa bantal dan pakaian korban serta pakaian yang di kenakan tersangka saat kejadian.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 76 C Juncto Pasal 80 ayat 3 dan 4 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

4 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

7 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

8 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

9 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal