Keren, Emak-Emak Mantan Buruh Migran di Kendal Ini Membatik Pakai Limbah Daun

Eddie Prayitno
Ibu-ibu mantan buruh migran menggunakan limbah daun sebagai media dasar pembuatan batik alami di Desa Purworejo, Ringinarum, Kendal. (iNews/Eddie Prayitno)

Pertama, kain putih sebelum di batik  direbus terlebih dengan tujuan   agar kain   jadi lemas dan  warna   daun bisa melekat dengan baik.

“Setelah itu  kain di angin- anginkan hingga  kering baru  daun jati maupu daun lainya diletakan di atas kain. Setelah daun jati di tata sesuai dengan  kreasinya  agar  daun jati tidak  berubah,  separuh kain dilipat dan dilapisi plastik bening,” kata Hikmah Fitria Prabandari, pembuat batik daun.

Ia mengatakan, kain yang sudah diberi daun  di lipat  menjadi empat kemudian  di gulung seperti membuat  lontong. Setelah selesai di gulung  baru di ikat menggunakan tali dan di rebus selama  dua jam. “Setelah dua jam  kain  di ambil dan dibuka dari  ikatan kemudian   semua   daun jati yang ditata  dibuang,” ujarnya.

Menurutnya, agar  warna  alami daun tidak pudar dan luntur  perlu proses  penguncian dengan cara  dicelup pada  air yang sudah diberi cairan  khusus. “Setelah  itu  kain di jemur di tempat yang  dingin diusahakan tidak terkena sinar matahari langsung,” katanya.

Bagi para mantan pekerja migran, pembuatan batik ini bisa bersaing dengan batik lain dan mengenalkan batik Kendal.  “Kalau di Pekalongan terkenal batik tulis dan batik cetak di Desa Purworejo  terkenal batik alami dari daun jati,” ujar Hikmah. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
23 jam lalu

Peragakan 33 Adegan, Begini Aksi Keji Tersangka Bunuh Pacar di Kendal

4 hari lalu

Olah TKP Kebakaran MTs NU 27 Kendal, Polisi Temukan Bekas Pertalite

4 hari lalu

Kebakaran Aula MTs NU 27 Kendal, Polisi Selidiki Dugaan Kesengajaan

19 hari lalu

Kecelakaan Motor Tabrak Truk Tronton Parkir di Kendal, Pengendara Tewas Terjepit

25 hari lalu

Motif Keji Pria Bunuh Pacar lalu Buang Mayat ke Selokan di Kendal, Kesal Ditagih Cincin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal