Keraton Solo Kembali Gelar Grebeg Besar Idul Adha setelah 2 Tahun Terhenti akibat Pandemi

Antara
Rombongan abdi dalem membawa Gunung Jaler dan Estri dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung Surakarta pada Grebeg Besar Idul Adha 1443 H di Solo, Minggu (10/7/2022). (Antara)

Selain itu, melalui Grebeg Besar tersebut diharapkan manusia mampu memahami makna dari Idul Adha.

"Yang jelas kita sebagai manusia tentunya di dalam Idul Kurban harus juga mengurbankan, ada jiwa pengurbanan kita. Menanggalkan sifat kehewanan kita, meningkatkan sifat humanisme kita. Kedua, syukur tadi kan wujudnya juga sama, dalam rangka mempertebal jiwa humanisme," katanya.

Sementara itu, dimulainya grebeg ditandai dengan keluarnya drumband Prajurit Keraton Surakarta dari Kori Kamandungan yang membawa panji dan bendera logo Kasunanan Surakarta.

Selanjutnya, diikuti oleh abdi dalem yang membawa tandu berisi berbagai makanan tradisional dan di belakangnya ada dua gunungan yang dinamakan Gunungan Jaler dan Estri. Rombongan berjalan dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung Surakarta.

Usai didoakan di dalam masjid, berbagai hasil bumi pada Gunungan Estri langsung ludes diperebutkan warga dan Gunungan Jaler dibawa kembali ke keraton untuk dibagikan warga di sana.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang

57 tahun lalu

Niat Puasa Arafah Sekaligus Qadha Ramadhan, Teks Arab dan Artinya serta Keutamaan

57 tahun lalu

7 Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah Sebelum Idul Adha bagi Umat Islam

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

57 tahun lalu

Rute Kirab Penobatan Raja Baru Keraton Solo, Gusti Purbaya Dilantik Jadi Pakubuwono XIV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal