Kerajinan Peti Mati Berbahan Rotan dari Sukoharjo Tembus Pasar Ekspor

Zannuar Setiadji
Kerajinan peti mati berbahan rotan di Dusun Gesingan, Kelurahan Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Foto: iNews TV/Zannuar Setiadji.

Pada awalnya, dia diminta membuat sampel selama dua pekan sesuai permintaan. Harga satu peti mati berbahan rotan sekitar Rp1-2 juta. Harga paling mahal biasanya untuk peti berwarna hingga pesanan khusus yang memiliki tingkat kerumitan lebih. 

Dalam satu bulan, dirinya rata-rata mampu mengirimkan sekitar 3-4 kontainer. Dengan perkiraan per satu kontainer berisi 130 buah peti, sehingga jumlah total pengiriman per bulan sekitar 400-500 peti. 

Meski asli buatan dalam negeri, namun peti jenazah ini tidak dijual di Indonesia. Mengingat dijual ke luar negeri, maka ukuran menyesuaikan tinggi rata-rata orang Eropa, yakni antara 170 sentimeter hingga 2 meter.

Kerajinan peti mati berbahan rotan di Dusun Gesingan, Kelurahan Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Foto: iNews TV/Zannuar Setiadji.

Untuk pembuatan satu peti mati berbahan rotan, mulai dari pemilahan bahan, penganyaman, hingga finishing, membutuhkan waktu sekitar dua hari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buat 5 Resep Inovasi, Syariah Hotel Solo Kenalkan Jamu lewat Welcome Drink

57 tahun lalu

38 Anggota Sindikat Penipuan Kripto Ditangkap, Raup Untung hingga Rp41 Miliar

57 tahun lalu

Sukoharjo Geger! Mayat Waria Ditemukan dalam Kamar Mandi Kosan

57 tahun lalu

Masjid Al-Fajar di Sukoharjo Terbakar, Api Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Perajin Genting di Sukoharjo Berharap Program Gentengisasi Gagasan Prabowo Bangkitkan Usahanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal