Kepala BSSN Minta Pelajar di Solo Pahami Ancaman di Ruang Siber

Ary Wahyu Wibowo
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian saat memberikan pengarahan kepada ratusan siswa di Kota Solo, Selasa (13/12/2022). Foto: Ist.

Ancaman di dunia siber tidak dikategorikan sebagai ancaman nonmiliter atau militer, tapi disebut ancaman hybrid. Bisa mengancam kontrol informasi, kemudian spionase, dan sabotase. 

Dirinya menekankan pentingnya literasi di ruang siber bagi masyarakat, terutama di kalangan para pelajar. Harapannya mereka sadar adanya ancaman-ancaman tersebut. 

Dirinya mengambil contoh, di dunia nyata ada istilah taktik devide et impera pada masa penjajahan. Taktik ini bisa saja dilakukan di ruang siber karena masifnya informasi yang diterima masyarakat sebagai pengguna. 

"Jadi kesadaran itu yang sebenarnya ingin kita bangun, terutama sangat efektif melalui pelajar. Karena ruang siber ini dunia baru, harus diberikan pemahaman supaya bisa beradaptasi, baik dari sisi budaya dan sebagainya. Termasuk mencari ilmu pengetahuan dan teknologi di ruang siber juga perlu literasi," tuturnya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Chreestella, Satu-satunya Peserta asal NTT Lolos Taruna Bhayangkara

57 tahun lalu

Dispora Kukar Dorong Kemandirian Remaja Masjid lewat Usaha Digital Printing

57 tahun lalu

Wapres Gibran Panen Raya Jagung di Banyuasin, Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Pangan

57 tahun lalu

Selamatkan Generasi Muda, Legislator Perindo Dorong Berantas Pekat di Pegunungan Bintang

57 tahun lalu

Legislator Perindo Palangka Raya Deby Setiawan Dorong Penambahan Ruang Kreatif untuk Anak Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal