“Dampaknya tidak hanya lingkungan, tetapi juga ekonomi, termasuk potensi kenaikan harga beras,” katanya.
Menghadapi kondisi tersebut, Polres Kendal bersama instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor. Perhutani Kendal juga memperketat patroli hutan serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pemerintah berharap berbagai langkah ini mampu menekan dampak kemarau ekstrem, sekaligus menjaga stabilitas lingkungan dan ketahanan pangan di Kabupaten Kendal.