Menurut temannya, korban mengeluh batuk dan baru Minggu (27/6) sore menginap di hotel karena hasil tes swab antigen reaktif dan diminta untuk isolasi mandiri. Di hotel Kaliwungu ini setidaknya ada empat anak buah kapal (ABK) Kalibodri yang menjalani isolasi mandiri karena positif Covid-19.
“Subuh (korban) masih batuk-batuk. Pagi ngantar nasi diketuk-ketuk nggak bangun, terus kita ramai-ramai menggedor nggak mau. Akhirnya lewat jendela belakang baru bisa, kita panggil teman lain sudah nggak ada,” kata Soim, teman korban. “Saat masuk (korban) sudah tergeletak di atas kasur,” katanya.
General Manager ASDP Cabang Jepara, Juwaid Abdullah mengatakan, korban mempunyai riwayat jantung dan sempat diminta untuk istirahat dulu. Kemungkinan korban kecapaian karena menunggu kapal yang sedang menjalani perawatan di Semarang.
Hasil swab antigen korban memang reaktif dan pihak ASDP sudah mencoba mencarikan tempat isolasi di Semarang namun sudah penuh. Akhirnya merujuk ke hotel di Kaliwungu yang memungkinkan untuk isolasi mandiri bersama teman-temannya yang juga positif.
“Sudah lama dia (korban) penyakit jantung. Sebelum reaktif ini, beliau juga pernah kena Covid atau jantung. Setiap minggu kontrol ke dokter,” kata Juwaid.