Kata siapa bahasa Sunda hanya digunakan di Jawa Barat saja? Pendapat tersebut juga keliru. Hal itu lantaran di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah menggunakan bahasa Sunda sampai abad ke 6 masehi.
Nama ‘Dieng’ juga diserap dari bahasa Sunda kuno yakni ‘Dhiyang’. Wilayah Brebes yang masuk ke dalam Jawa Tengah, penduduknya masih ada yang berkomunikasi dengan bahasa Sunda.
Hal yang sama juga terjadi di wilayah Jawa Barat dan Banten. Hingga kini wilayah seperti Cirebon, Indramayu, Kota Serang, Pangandaran dan Cilegon penduduknya menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi sehari-hari.
Bahasa Sunda sebelum Pulau Jawa dikuasai Kerajaan Mataram Islam belum mengenal tingkatan bahasa atau undak-usuk. Setelah berhasil jatuh ke kerajaan tersebut barulah mulai ada tingkatan bahasa dalam bahasa Sunda.
Saat ini, perbedaan bahasa tersebut bukan menjadi penghalang. Malah, seharusnya sebagai bangsa Indonesia kita patut berbangga karena memiliki khazanah bahasa yang kaya.
Itulah alasan, kenapa orang Sunda dan Jawa beda bahasa?