"Sumurnya sudah kering. Ambil air di sini untuk minum dan masak. Setiap tahun kalau musim kemarau ambil air bersihnya di sini," kata Darsiti salah satu warga saat mengambil air di kawasan perbukitan.
Warga berharap pemerintah segera mengirim bantuan air bersih untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
Sekretaris Desa (Sekdes) Karanggintung, Aris Yulianto mengatakan, bahwa krisis air bersih masih melanda wilayahnya dan masyarakat sangat membutuhkan pasokan air bersih dari pemerintah.
"Sebenanya di Desa Karanggintung ada Pamsimas (program nasional Kementerian PUPR untuk menyediakan akses air minum dan sanitasi aman, khususnya di perdesaan) tapi debit airnya tidak mencukupi untuk beberapa dusun," ujar Aris.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, sebanyak 15 desa yang tersebar di 9 kecamatan saat ini mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
Pemerintah daerah terus memantau kondisi di wilayah terdampak untuk menyiapkan langkah penanganan, termasuk penyaluran bantuan air bersih kepada warga.