“Saya ketemu terakhir tahun lalu, pas ramai Covid itu. Sempat menyapa saya ‘Om’, ketemunya ya di rumah ini,” kata Rifai.
Rumah itu disebut Rifai dibeli dari uang orang tua dan hasil Novita mencari uang. Sebelumnya mereka tinggal di daerah Jatingaleh, Kota Semarang. Ayah Novita, yakni Ade Sutisna (53), seorang wiraswasta, sementara ibunya Nani Mulyadani (50) ibu rumah tangga. Kakek dari Novita adalah pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Novita lahir 21 November 1996.
“Jadi bukan menolak rekan-rekan wartawan, tapi ini keluarga masih bersedih, kalau lihat fotonya saja nangis. Kalau jenazah itu sudah datang ya monggo (meliput),” ujarnya.
Senada dengan ibunda Novita, Rifai menyebut sepengetahuannya, Novita punya keinginan besar untuk mengangkat derajat keluarga. Itu pula yang membuat Novita bersemangat, selain memang dikenal cerdas sejak kecil, hingga menamatkan kuliah di Prancis dan Jerman. Novita adalah anak pertama, dua adiknya semuanya laki-laki.
Pihak keluarga, ditegaskan Rifai, sejauh ini belum mengetahui posisi jenazah. Senin malam kemarin, Rifai mengaku berbalas pesan WhatsApp dengan suami keponakannya yakni Robert Brazil.