“Kami menyampaikan bela sungkawa kepada seluruh keluarga korban atas musibah yang terjadi. KDEI Taipei telah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan penanganan,” tutur Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi, didampingi Kepala Bidang Tenaga Kerja, Purwanti Uta Djara dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Minggu (6/10/2019).
Didi Sumedi menyampaikan, KDEI Taipei bersama instansi terkait di Taiwan dan Indonesia telah menyelesaikan seluruh penanganan pengurusan jenazah almarhum Wartono, Ersona, dan Mohamad Domiri.
Penanganan telah dilakukan sejak insiden terjadi, proses evakuasi dan identifikasi jenazah, pendampingan keluarga terkait pengurusan dokumentasi pemulangan jenazah, pengurusan jenazah di rumah duka, prosesi pengurusan jenazah secara Islam, hingga pendampingan pemulangan ketiga jenazah ke Indonesia.
Setelah proses pemulangan ketiga jenazah selesai, KDEI Taipei akan mengurus segala sesuatu yang menjadi hak bagi ahli waris ketiga almarhum.
Musibah jembatan runtuh terjadi pada Selasa pagi, 1 Oktober 2019. Dalam musibah tersebut, tiga ABK Indonesia turut menjadi korban meninggal dunia, serta empat lainnya mengalami luka-luka.