Kasus Penjambretan Disertai Penusukan di Banyumas Ternyata Prank, Ini Fakta Sebenarnya

Tim iNews.id
Ilustrasi tindak kejahatan penjambretan. (IST)

PURWOKERTO, iNews.id – Ada fakta mengejutkan dalam kasus penjambretan yang disertai penusukan yang terjadi di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas. Kasus tersebut ternyata hanya cerita palsu alias prank.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, ternyata tidak ada aksi penjambretan. Dia mengatakan korban juga tidak hamil seperti kabar sebelumnya.

“Ternyata berdasarkan pemeriksaan terakhir, korban bukan merupakan korban penjambretan. Korban melakukan sendirian penusukan tersebut,” katanya dikutip dari iNewsPurwokerto.id, Selasa (19/9/2023).

Awalnya, dia membeli pisau seharga Rp40.000 di sebuah perbelanjaan di Purwokerto. “Kemudian dia pergi ke TKP di Kelurahan Tanjung dan menusuk sendiri perut sebelah kiri,” ujarnya. 

Kemudian, lanjut dia, korban menarik kalungnya dan digeletakkan di aspal. Sehingga seolah-olah ada yang menarik.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngaku Keturunan Sultan, Pria di Banyumas Tipu Jemaah Pengajian hingga Rp600 Juta

57 tahun lalu

Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak

57 tahun lalu

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

57 tahun lalu

Duh! Pemuda di Banyumas Tepergok Masuk Rumah Kos, Diduga Foto-Foto Pakaian Dalam

57 tahun lalu

Viral Pria Mengaku Sultan Tipu Warga Banyumas Rp50 Juta, Janjikan Berangkat Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal