Kasus Covid-19 Melonjak, 7 Rumah Sakit di Kudus Hanya Tersisa 12 Tempat Tidur

Antara
Jumlah tempat tidur yang disediakan tujuh RS rujukan di Kudus bagi pasien Covid-19 saat ini hanya tersisa 12 tempat tidur. (Antara)

Disebutkannya  bahwa RS Islam menyiapkan tempat tidur isolasi pasien Covid-19 sebanyak 50 tempat, namun terisi 46 pasien, kemudian RS Mardi Rahayu Kudus menyediakan 86 tempat tidur dan terisi 84 pasien.

RS Kumala Siwi Mijen menyediakan 24 tempat tidur, sedangkan pasien yang dirawat mencapai 26 orang, Sedangkan RS Aisyiyah Kudus dari 45 tempat tidur yang tersedia juga terisi penuh.

Demikian halnya RS Kartika Husada yang menyiapkan empat tidur dan RS Nurussyifa yang menyediakan 14 tempat tidur, keduanya juga sudah penuh pasien.

Adapun langkah antisipasi ketika semua rumah sakit penuh, Pemkab Kudus sudah menyiapkan rumah sakit cadangan dengan kapasitas tempat tidur 436 tempat tidur yang tersebar di tujuh lokasi, yakni di Hotel Graha Colo, rumah susun sederhana sewa (rusunawa), Balai Diklat Sonyawarih milik Pemkab Kudus, Hotel King, dan dan asrama Akademi Kebidanan (Akbid) Kudus.

Untuk saat ini, kata dia, yang terisi baru di Rusunawa Bakalan Krapyak ada tujuh warga yang menjalani isolasi karena termasuk positif Covid-19 tanpa gejala. Sedangkan tempat lainnya tengah disiapkan sarana dan prasarananya.

Jumlah pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus hingga Kamis (27/5) sebanyak 783 orang, sebanyak 261 orang menjalani perawatan dan 522 orang menjalani isolasi mandiri. 

“Sedangkan total kasus positif Covid-19 sebanyak 6.893 orang, dinyatakan sembuh sebanyak 5.524 pasien, meninggal sebanyak 586 pasien,” katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Bandung Geger! Bayi Baru Lahir Nyaris Diculik Oknum Perawat Rumah Sakit

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal