Berdasarkan keterangan dokter, kata dia, diketahui bahwa pada tubuh almarhum OK terdapat luka, salah satunya luka di kepala.
Selain itu, kata dia, almarhum mengalami kekurangan elektrolit, gagal ginjal kronis, dan fungsi organ levernya rusak akibat minuman beralkohol. "Sementara itu keterangan dari dokter. Namun, kami akan lakukan konfirmasi kembali," katanya.
Terkait dengan permintaan keluarga untuk autopsi, dia mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi dan merencanakan untuk melakukan autopsi terhadap jenazah tersangka.
Menyinggung mengenai penyebab luka-luka pada tubuh tersangka, Kombes Edy mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman dan pemeriksaan, termasuk terhadap tahanan yang ada di Polresta Banyumas.
"Karena ada informasi juga terkait dengan penganiayaan sesama tahanan. Ini akan kami pelajari CCTV-nya. Pada kesempatan berikutnya akan kami sampaikan lebih lanjut," tegasnya.