“KSP memberikan surat secara khusus kepada Kapolda Jateng yang baru, ada dua poin utamanya. Pertama agar Kapolda Jateng memberikan atensi khusus kasus ini, kedua agar segera melaporkan perkembangan kasus ini kepada Kantor Presiden,” kata pengacara keluarga korban Yunantyo Adi Setiawan (Yas) di sela aksi.
Sebelumnya, tim Sekretariat Negara (Setneg) telah mendatangi Polda Jateng pada 23 Juli dan Kompolnas pada 29 Juli untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.
“Yang jadi pertanyaan publik adalah umumnya kasus pembunuhan di Kota Semarang yang terjadi paling lima hari sudah terungkap. Ini (kasus Iwan Boedi) sudah ada atensi-atensi dari Jakarta, dari pusat sudah bolak-balik ke sini, tapi juga uniknya kok nggak terungkap juga. Apakah ini kelihaian pelakunya yang sangat rapi atau ada keterlibatan orang berpower yang menghambat ini,” kata Yas.
Namun demikian, pihaknya meminta siapa pun pelakunya diharapkan kasus ini segera terungkap dan diadili pelakunya.
“Supaya keluarga dan mendiang Iwan Boedi sendiri mendapat keadilan. Ini kekejian yang mengerikan,” ucapnya.