Jokowi: Pemerintah Segera Putuskan Proyek Jalan Tol Bawen-Yogyakarta

Antara
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan pengasuh Pondok Pesantren Girikesumo KH Munif Zuhri (kiri) saat berkunjung ke pesantren tersebut di Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Jumat (19/10/2018). (Foto: Antara)

Rencana pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta mendapat penolakan dari Panitia Khusus Revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) DPRD Jateng dengan beberapa pertimbangan.

Pertimbangan itu antara lain, posisi jalan tol itu ekuivalen dengan jalan tol yang sedang dikerjakan yaitu Semarang-Solo-Yogyakarta. Kemudian, pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta akan mengurangi lahan basah atau pertanian produktif seluas 350 hektare, biaya pembangunan jalan tol sepanjang 70 kilometer itu cukup besar, dan jalur pembangunan jalan tol merupakan jalur rawan gempa bumi.

Pansus menyarankan pemerintah lebih serius mengembangkan sarana transportasi massal berupa reaktivasi jalur kereta api Semarang-Yogyakarta.

Dari sisi investasi, pembangunan jalur kereta api per kilometer hanya butuh Rp25 miliar hingga Rp30 miliar, sedangkan jalan tol kebutuhan dananya Rp150 miliar per kilometer.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perbaikan Tanggul Sungai Tuntang Dikebut, Truk Dilarang Melintas Jalur Gubug

57 tahun lalu

Jalan Pantura Kaligawe arah Demak-Semarang Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Tersendat

57 tahun lalu

Hadiri Silaturahim Kiai Sepuh di Lirboyo, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Islah PBNU

57 tahun lalu

Geger! Sopir Truk Ditemukan Tewas dalam Kendaraan di Kaliwungu

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Demak yang Lebih Cepat dan Lancar untuk Hindari Kemacetan Jalur Pantura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal