Jelang Pelantikan, Bupati Semarang Terpilih Dipanggil KPK terkait Kasus Suap Bansos Covid-19

Ariedwi Satrio
Bupati Semarang terpilih yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha. (Istimewa)

JAKARTA, iNews.id  - Sehari menjelang pelantikan, Bupati Semarang terpilih Ngesti Nugraha dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hari ini, Kamis (25/2/2021). KPK mengagendakan pemeriksaan Ngesti dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang terkait kasus dugaan suap bansos Covid-19

Ngesti bakal digali keterangannya sebagai saksi atas kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Keterangan Politikus PDIP  itu dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Matheus Joko Santoso (MJS).

"Ngesti Nugraha, Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang dipanggil sebagai saksi untuk tersangka MJS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (25/2/2021).

Selain Ngesti, penyidik juga memanggil sejumlah saksi lainnya yakni, Ketua Komisi DPRD Kabupaten Kendal, Munawir serta dua anggota tim pengadaan bansos untuk penanganan Covid-19, Firmansyah dan Rizki Maulana. Mereka juga bakal diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Matheus Joko.

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik terhadap para saksi tersebut. Namun demikian, belakangan KPK sedang mengusut aliran uang serta keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan suap pengadaan bansos corona.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Profil Biodata Bupati Muara Enim Edison yang Terjaring OTT KPK

57 tahun lalu

Kasus Korupsi Gedung Pemkab Lamongan, 3 Tersangka Ditahan KPK

57 tahun lalu

Geledah Kantor Pemkab Tulungagung, KPK Periksa Kepala OPD Buntut OTT Bupati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal