Jejak Sejarah Masjid Cipto Mulyo Pengging, Peninggalan Raja Keraton Solo

Tata Rahmanta
Bedug di Masjid Cipto Mulyo, Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali yang sejak awal berdiri sampai sekarang masih ada. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.idMasjid Cipto Mulyo di Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali usianya lebih dari satu abad. Masjid merupakan peninggalan Raja Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) yang sampai kini tidak pernah sepi dari jemaah. 

Meskipun sudah beberapa kali direnovasi, namun dari awal dibangun hingga kini tidak pernah berubah bentuknya. Bangunan tetap kokoh dan terawat walau usia sudah tua.  

“Bentuk masjid masih asli seperti saat awal dibangun. Bahkan konstruksi kayu dan bangunan juga belum berubah,” kata Ahmadi, Ketua Takmir Masjid Cipto mulyo, Sabtu (17/4/2021).

Bangunan Masjid Cipto Mulyo menampilkan desain Jawa kuno, yaitu berbentuk limasan dan menyerupai pendopo. Masjid memiliki lima pintu utama yang semuanya terletak di bagian depan bangunan. 

Bagian atas setiap pintu diberi ukiran-ukiran yang disisipkan tulisan PB X sebagai tanda bahwa masjid itu dibangun pada masa pemerintahannya. Bedug, kentongan, dan mimbar khutbah sejak zaman dulu hingga saat ini masih digunakan. 

Suasana yang sejuk, membuat masjid nyaman digunakan untuk beribadah. Dari sejarah berdirinya, masjid dibangun oleh Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Sri Paduka Pakoe Boewono (PB) X.  

Pembangunan pada hari Selasa, 24 Jumadil Akhir tahun 1838 Hijriyah atau tepatnya tahun 1905 Masehi. Nama Masjid Cipto Mulyo yang artinya menciptakan kemuliaan di dunia dan akhirat. Nama Masjid cukup unik karena menggunakan Bahasa Jawa.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
21 hari lalu

4 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Boyolali, Pengemudi Avanza Tewas

23 hari lalu

Konvoi Pesilat di Boyolali Berakhir Ricuh, 4 Orang Terluka 2 Motor Dibakar

1 bulan lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

1 bulan lalu

Polisi Ungkap Kasus Sate Maut di Boyolali, Menantu Korban Jadi Tersangka

2 bulan lalu

Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal