“Perbaikan ini penting untuk menjaga keandalan infrastruktur jalur rel, khususnya di titik yang bersinggungan langsung dengan jalan raya. Tujuannya agar operasional kereta api berjalan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi risiko gangguan akibat kondisi prasarana yang menurun dan dampak luapan air di perlintasan sibuk ini,” ujar Franoto dikutip dari iNews Semarang, Senin (3/11/2025).
Dia menambahkan bahwa Jalan Kaligawe merupakan jalur vital di Semarang yang menjadi penghubung utama antara kawasan industri, pelabuhan, dan pusat kota. Karena itu, perbaikan dilakukan dengan koordinasi lintas instansi agar arus lalu lintas tetap terkendali.
Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diterapkan dengan dukungan Kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
KAI mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar memperhatikan jadwal penutupan dan memanfaatkan jalur alternatif, seperti Jalan Arteri Utara Semarang, untuk menghindari kemacetan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan berlangsung. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berharap masyarakat memahami pentingnya perbaikan ini demi keselamatan bersama,” kata Franoto.