JAKARTA, iNews.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta memindahkan lokasi peringatan hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-94 ke Universitas Nahdlaltul Ulama (UNU) menyusul adanya penolakan dari sebagian masyarakat.
Rencananya, Harlah NU ke-94 itu digelar di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Kamis (5/3/2020). Acara itu pun sudah mendapat izin dari pihak Keraton Yogyakarta dengan keluarnya surat izin yang ditandatangani Kawedanan Hageng Panitrapura GKR Condrokirono tertanggal 15 Februari 2020.
Meski demikian, PCNU Kota Yogyakarta legawa dan memilih memindahkan lokasi Harlah ke UNU yang akan diisi tausiah dari KH Ahmad Muwafiq.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, Yazid Afandi mengatakan, pemindahan lokasi Harlah dilakukan karena ada keberatan dari sebagian masyarakat jika acara tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman.
“Maka dengan memperhatikan dinamika di masyarakat dan dalam rangka menjaga kemaslahatan serta kondusivitas Jogja sebagai city of tolerance serta merujuk pada kaidah penyelenggaraan kegiatan, PCNU yang sejak awal berpegang teguh pada kaidah fiqih dar’u al-mafasid muqaddamun ‘ala jalb al-mashalih (menghindari kerusakan atau mafsadah lebih didahulukan daripada mendatangkan kemaslahatan). PCNU mengambil keputusan untuk menghindari mafsadah (kerusakan),” kata Yazid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2020).