Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Pencari Bekicot di Grobogan Minta Nama Baiknya Dipulihkan

Yayan Nugroho
Pria bernama Kusyanto, warga Desa Dimoro, Kabupaten Grobogan, trauma dan kecewa atas peristiwa yang dialaminya, menjadi korban salah tangkap polisi. (Foto: Yayan Nugroho).

GROBOGAN, iNews.id - Seorang pria bernama Kusyanto, warga Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Grobogan, trauma dan kecewa atas peristiwa yang dialaminya. Kusyanto menjadi korban salah tangkap oleh oknum polisi berinisial IR berpangkat Aipda. 

Kusyanto berharap nama baiknya dipulihkan agar bisa kembali beraktivitas dengan tenang di tengah masyarakat. Dia ditangkap dan dipaksa mengaku mencuri di hadapan banyak warga. 

"Pokoknya ingin nama baik saya bisa kembali pulih. Kan cuma perdamaian di Polsek tapi kan di masyarakat kan gak ada," ujar  Kusyanto di rumahnya, Senin (10/3/2025).

Dia menuturkan, dalam perjalanan usai penggerebekan mendapatkan kekerasan beberapa pukulan. Bahkan, setelah tiba di salah satu rumah, dia diinterogasi dengan tangan terikat dan disaksikan banyak warga.

"Waktu diapit (dalam perjalanan) saya tidak ingat, yang pasti waktu itu lebih dari satu kali (pukulan)," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga

57 tahun lalu

Avanza Bawa Pengantar Jemaah Haji di Grobogan Ditabrak Kereta, 4 Orang Tewas

57 tahun lalu

Babak Baru Kasus Mantan Polisi Bunuh Kekasih di Indramayu, Dituntut Seumur Hidup 

57 tahun lalu

Pria Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Temu Ireng Grobogan, Diduga Tersengat Alat Setrum Ikan

57 tahun lalu

Memanas, Polisi Bubarkan Paksa Demonstrasi di Kantor Gubernur Kaltim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal