Jadi Korban Peredaran Upal, Pedagang Kerupuk di Semarang Tekor Rp5 Juta

Angga Rosa
Ngatemi, pedagang kerupuk di Semarang yang menjadi korban peredaran uang palsu, Senin (12/6/2023). Foto: Ist.

Setelah menukar uang, lelaki itu lantas pergi. Selang beberapa waktu kemudian, Ngatemi didatangi seorang lelaki tak dikenal lainnya dan membeli karak sebanyak Rp20.000. Selanjutnya lelaki itu menukar uang senilai Rp2 juta. 

Ngatemi pun menuruti permintaan lelaki itu dan tidak menyadari jika uang ternyata palsu. Ia baru mengetahui saat distributor karak yang menitipkan barang dagangan kepada dirinya akan mengambil uang hasil penjualan. 

"Saya tidak tahu kalau uang itu palsu karena bentuknya sangat mirip dengan uang asli. Saya diberitahu kalau uangnya palsu dan tidak laku," ujarnya.

Kapolsek Tengaran Polres Semarang AKP Supeno mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari korban. Polisi telah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

"Kami sudah menerima aduan korban. Kita langsung melakukan pemeriksaan di TKP (tempat kejadian perkara) serta mengecek rekaman CCTV yang ada di SMK Negeri 1 Tengaran," katanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas saat Glamping di Temanggung Dimakamkan Berdampingan

57 tahun lalu

Akses Ditutup, Pedagang dan Agen Tiket Terminal Bus Bawen Mogok Jualan

57 tahun lalu

Pemuda Ditemukan Tewas di Rawa Pening Semarang, Kaki Terikat Aki Mobil dan Tabung Gas

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal