Ongkos bikin masker bergambar kumis itu tak banyak. Namun dia enggan menyebut nominalnya. “Masker seperti ini saja, warga banyak yang meminta,” ujar Rudy.
Meski begitu, dia mengaku tak akan membagi-bagikan masker bergambar kumis kepada masyarakat Solo. Masker yang dibagikan kepada warga, tetap yang bergambar Do Manuto.
Masker tersebut ada beberapa jenis yakni yang terbuat dari kain spandeks, kain skuba, dan buatan sritex. Harganya mulai dari Rp3.500 hingga Rp10.000 tergantung jenisnya.
“Enggak apa-apa masyarakat banyak yang mencetak dan menjual. Sudah laku saja, saya ikut senang,” kata dia.
Sang Wali Kota Solo mengaku bakal mencetak kembali masker bergambar kumis itu dengan mulut tersenyum. Pasalnya, masker gambar kumis yang dipakainya itu sedang tidak tersenyum dan masyarakat memintanya mencetak yang sedang tersenyum.
“Ya nanti dicetak lagi. Harapan saya, masker menjadi budaya keseharian sampai penyakit ini (Covid-19) ada obatnya,” kata Rudy.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Pakai Masker Gambar Kumis, Wali Kota Solo Kembali Bikin Heboh"