"Kami masih melakukan pencocokan data. Nanti kalau sudah pas benar itu akan kami sampaikan data tersebut," katanya, Senin (22/6/2020).
"Ada barang bukti yang diamakan baju, pakaian, celana, alat mandi, alat makan, ada buku dengan tulisan kecil-kecil," ucapnya.
Saat ini, ketiga korban penyerangan telah diperbolehkan pulang dari RSUD Karanganyar untuk rawat jalan. Mereka yakni, Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni, ajudan Wakapolres Bripda Hanif dan warga sipil bernama Jarot Broto.