Namun, hingga pukul 18.00 WIB, kebakaran hutan tersebut belum berhasil dipadamkan karena kondisi medan yang sulit. Sesuai pertimbangan keselamatan, tim penanggulangan kebakaran hutan turun ke Pos Pendakian Gunung Slamet di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, dan memantau hingga pukul 22.00 WIB.
Tim penanggulangan kebakaran hutan kembali melanjutkan upaya pemadaman dengan menerjunkan personel gabungan sebanyak 626 orang dari berbagai instansi yang dibantu masyarakat sekitar. Strategi penanganan dengan cara membuat sekat bakar di luar area titik dan lidah api berbentuk huruf U pada sisi selatan, barat, dan utara.
“Tim yang bertugas di tiap sektor dipandu oleh Aremba (Anak Remaja Bambangan) dan Tagana yang lebih hafal kondisi medan. Hingga pukul 13.30 WIB, lokasi titik api sudah terkepung oleh sekat bakar,” ujarnya.
Sugito mengatakan, Jumat (13/9), pukul 14.30 WIB tadi, telah diberangkatkan satu tim yang terdiri atas 17 personel dari Pemuda Pancasila, Bela Negara, SAR Purbalingga, dan PMI Purbalingga untuk mengecek ulang kualitas sekat bakar yang telah dibuat. Mereka menyusuri seluruh jalur sekat bakar sekaligus untuk memadamkan sisa titik api yang masih ada.
“Titik api sudah terkepung sekat bakar. Semoga kualitas sekat bakarnya bagus sehingga api dapat segera dipadamkan,” katanya.